
Dia bilang, akibat pembacokan tersebut, Nurain meninggal dunia di Rumah Sakit Imelda Medan. Namun, mahasiswa laki-laki itu lari ke dalam kamar mandi Fakultas Ekonomi. "Sekarang masih di dalam kamar mandi, bang. Massa mengepung jadi payah kalau dibawa," ungkapnya. Namun, hingga berita ini diturunkan polisi belum berhasil menangkap pembunuh. Sedangkan, jasad Nur Ain sudah dibawa ke Rumah Sakit Imelda Medan. Informasi diperoleh Tribun, awalnya pelaku datang ke gedung FKIP untuk membicarakan masalah perkuliahannya.
Entah bagaimana, cekcok tiba-tiba saja terjadi. Bagaimana latarbelakang motif pembunuhan belum diketahui hingga kini. "Enggak lama anak itu masuk, tiba-tiba terdengar jeritan dari dekat ruang dosen. Tau-taunya sudah berdarah-darah," kata Fandi, salah seorang mahasiswa UMSU, Senin (2/5/2016) sore. Sampai saat ini, mahasiswa UMSU pelaku penggorokan dosennya sendiri masih dikepung saat bersembunyi kamar mandi. Dari informasi yang dihimpun, diduga ada motif dendam pelaku berinisial RM terhadap dosennya itu. “Pelaku diduga ada menyimpan dendam. Dia sudah mempersiapkan pisau di kamar mandi,” terang seorang dosen UMSU, Nirwan.
Saat ini, ribuan mahasiswa masih mengepung pelaku yang bersembunyi di kamar mandi lantai III Kampus UMSU. Diyakini, mahasiswa tak merelakan pelaku dibawa polisi. “Mungkin mahasiswa lainnya mengepung mau menghabisi pelaku, gak rela kalau dibawa polisi,” terang Nirwan. RM merupakan mahasiswa FKIP UMSU stambuk 2013. Dari informasi yang diperoleh, pelaku beralamat Jalan Merdeka Gg Madrasah Kelurahan Ombun Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Sidimpuan.
#Lihat pula : Biodata Roymando Sah Siregar - Mahasiswa FKIP UMSU