Headlines News :

Latest Post

Bully Gunadarma - Lemparan Tong Sampah Maut

Pelaku Korban Bullying Gunadarma - Lemparan Tong Sampah MautJagat media sosial kembali diramaikan oleh video yang menjadi viral. Warganet atau netizen kali ini dihebohkan dengan sebuah video yang diunggah di akun Instagram @thenewbikingregtan. Dalam video itu, terlihat seorang pemuda yang berkebutuhan khusus atau autis tengah menjadi korban bullying atau perundungan dari sejumlah mahasiswa. Peristiwa sendiri diduga terjadi di Kampus Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat.

Video yang diunggah pada Sabtu 15 Juli 2017 malam tersebut memperlihatkan seorang mahasiswa berkebutuhan khusus yang mengenakan jaket abu-abu. Dia dikelilingi tiga pemuda yang juga diduga adalah mahasiswa. Satu orang pelaku terlihat menarik tas ransel korban sehingga dia tak bisa melangkah. Apalagi dua pelaku lainnya juga berdiri di depan korban. Korban sempat mengibaskan tangannya untuk menghentikan aksi pelaku yang menarik tasnya. Dia akhirnya memang terbebas dari aksi perundungan itu. Namun kekesalan tak bisa disimpannya. Korban kemudian melemparkan tempat sampah kepada para pelaku.

Menurut pemilik akun yang mengunggah video tersebut, aksi perundungan terjadi hampir setiap hari terhadap korban. Disebutkan pula, di berbagai kesempatan itu mahasiswa lainnya cuma menyaksikan tanpa ada tindakan untuk mencegah. Tak hanya di Instagram, video yang sama juga diunggah di situs berbagi video Youtube. Sejumlah warganet mengomentari negatif perilaku mahasiswa yang diperlihatkan dalam video tersebut. Mereka juga menyesalkan belum adanya tindakan yang diambil pihak kampus.

Pihak Universitas Gunadarma sendiri membenarkan peristiwa tersebut terjadi di kampusnya. "Memang ada kejadian seperti itu di kampus kami. Kami menyesali adanya kejadian itu dan akan mencari tahu serta menyelidiki kronologi kejadiannya," ujar Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Irwan Bastian, saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (16/7/2017). Sementara itu, menanggapi viralnya video tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (BEM FIKTI) Universitas Gunadarma dengan tegas menyayangkan adanya aksi perundungan itu.

"Terkait video perilaku bully yang dilakukan oleh mahasiswa. Kami sangat menyayangkan adanya perilaku bully tersebut," tulis BEM FIKTI Gunadarma dalam keterangan tertulis di akun Facebook mereka, Minggu (16/7/2017). Namun, pihaknya juga mengimbau semua pihak untuk tidak menghakimi individu atau institusi yang ada dalam video tersebut. "Kami telah berkomunikasi dengan Kemahasiswaan FIKTI Kampus dan akan segera diselesaikan kasus ini. Mari kita dukung sikap Fakultas dalam mengusut tuntas kasus ini," pungkas BEM FIKTI Gunadarma. Hingga Minggu petang, video di akun Instagram @thenewbikingregtan itu sudah disaksikan hampir 300 ribu kali oleh warganet.

Dibuka CPNS 2017 MA dan KemenkumHAM

Dibuka CPNS 2017 MA dan KemenkumHAMLowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada tahun ini dua instansi yang membuka lowongan, yakni Mahkamah Agung serta Kementerian Hukum dan HAM. Total formasi yang dibuka sebanyak 19.210. Berdasarkan pengumuman Mahkamah Agung yang diunduh dari menpan.go.id, peserta mesti melakukan registrasi online melalui https:sscn.bkn.go.id, mulai Selasa, 1 Agustus 2017 dan ditutup pada Sabtu, 26 Agustus 2017.

Peserta harus mengisi form yang telah disediakan sesuai dengan data kependudukan. Peserta mesti mencatat dan menyimpan dengan baik user name dan password saat registrasi. Ujian akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Ujian CAT berlangsung di 30 lokasi dan pelamar dapat memilih lokasi terdekat.

Setelah melakukan registrasi, peserta mendapat kartu pendaftaran registrasi. Kemudian, pelamar harus menyampaikan surat lamaran tertulis dengan lampiran, dokumen (print out) kartu pendaftaran registrasi online, surat lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam dan ditandatangani di materai Rp 6.000. Kemudian surat ditujukan ke Sekretaris Mahkamah Agung.

Lalu, fotokopi kartu tanda penduduk berlaku dan fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi pejabat berwenang. Khusus untuk pelamar umum dan formasi pelamar Papua dan Papua Barat, disertakan surat keterangan atau bukti lain yang menunjukkan program studi pelamar terakreditasi minimal B (sangat baik) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT).

Sementara untuk cumlaude, dilampirkan surat keterangan yang menunjukkan perguruan tinggi negeri atau swasta terakreditasi A. Surat lamaran itu dilampiri pula foto terbaru 3x4 sebanyak 4 lembar dengan latar merah dengan menuliskan nomor registrasi online dan nama di balik foto. Berkas-berkas tersebut dimasukkan ke amplop warna cokelat dan di sudut kanan atas ditempel potongan nomor pendaftaran registrasi online.

Selanjutnya dikirimkan ke Panitia Seleksi Penerimaan Calon Hakim Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2017 melalui Pos dengan PO BOX 2700 Jakarta 10027 paling telat 26 Agustus 2017 dan selambatnya diterima 31 Agustus 2017. Adapun tahapan seleksinya, yakni seleksi administrasi (2-31 Agustus 2017), pengumuman hasil seleksi administrasi dan jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) (5 September 2017).

Kemudian pelaksanaan seleksi SKD dan SKB (18-22 September 2017), dan pengumuman seleksi SKD dan SKB (28 September 2017). Tes materi bidang hukum dengan CAT BKN (4-7 Oktober 2017). Lalu pelaksanaan psikotes, wawancara, dan lain-lain (16-21 Oktober 2017). Pengumuman kelulusan akhir pada 31 Oktober 2017. Hal tak jauh beda juga diterapkan pada seleksi CPNS Kementerian Hukum dan HAM. Di mana peserta mesti registrasi online di https://sscn.bkn.go.id. Peserta dapat mendaftar secara online mulai dari 1 Agustus 2017 hingga 31 Agustus 2017.

Sementara, untuk tahapan seleksinya, untuk dokter spesialis dan dokter umum sarjana (S1) yakni seleksi administrasi, SKD dengan sistem CAT, seleksi SKB. Tahapan yang sama juga berlaku untuk kategori lulusan Diploma III (DIII) dan SLTA. Tentu, dengan ketentuan yang berbeda. Untuk lebih rincinya, peserta bisa mengunduh informasi seleksi CPNS ini di situs resmi Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAn-RB) di menpan.go.id.

Muzammil Hasballah - Sonia Ristanti Nikah

Biografi Profil Biodata Muzammil Hasballah Resmi Nikahi Sonia RistantiUsai melangsungkan ijab qabul, Muzammil Hasballah (24) dipertemukan dengan istrinya Sonia Ristanti (22). Ada momen lucu yang terjadi. Sonia malu-malu saat pembawa acara nikah memintanya untuk bersalaman dan mencium tangan Muzammil. Proses pernikahan Muzammil dengan Sonia berlangsung di Masjid Agung Al-Makmur, Banda Aceh, Aceh, Jumat (7/7/2017). Bertindak sebagai wali nikah yaitu ayah kandung Sonia, Idris. Ijab qabul berlangsung lancar dan diselimuti suasana haru. Usai dinyatakan sah sebagai istri Muzammil, Sonia yang mengenakan gaun pengantin putih dan bercadar dibawa masuk ke dalam masjid. Sonia ditemani ibunya Danniar yang duduk disamping. Proses selanjutnya, Muzammil menyerahkan mahar sebanyak 20 mayam emas berupa gelang kepada Sonia.

Pembawa acara kemudian meminta Muzammil untuk membaca doa kepada istri. Muzammil memegang kepala kiri Sonia sambil berdoa beberapa saat. Prosesi dilanjutkan dengan salam takzim istri ke suami dengan cara mencium tangan. Saat itulah Sonia merasa kikuk. Keduanya berdiri berhadap-hadapan dan tangan Sonia awalnya di depan. Tiba-tiba, ia pindah ke belakang. Suasana riuh suara sorak jemaah yang hadir terdengar. Setelah panitia masjid menjelaskan, Sonia dengan malu-malu akhirnya bersalaman dengan Muzammil dan mencium tangannya. "Boleh salam. Suami istri boleh salam. Cium tangan suami. Alhamdulillah, Alhamdulillah," kata pembaca acara pada prosesi pernikahan melalui alat pengeras suara.

Seperti diketahui, Qari muda bersuara merdu Muzammil Hasballah (24) telah melangsungkan ijab qabul pernikahan di Masjid Agung Al-Makmur, Banda Aceh, Aceh. Muzamil Hasballah dikenal lewat suara indahnya ketika melantunkan Al Quran. Videonya membaca ayat Al Quran juga sempat menjadi viral di medsos saat menjadi imam salat. Tak hanya itu, undangan pernikahan Muzammil juga viral di media sosial. Dalam undangan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat Subuh bersama dan kemudian dilanjutkan dengan akad nikahnya.

Biografi Profil Biodata Muzammil Hasballah Resmi Nikahi Sonia RistantiQari muda bersuara merdu Muzammil Hasballah (24) telah melangsungkan ijab qabul di Masjid Agung Al-Makmur, Banda Aceh, Aceh. Ia kini sah menjadi suami dari perempuan bernama Sonia Ristanti (22). Pantauan detikcom, prosesi akad nikah dimulai sekitar pukul 06.30 WIB, Jumat (7/7/2017). Muzammil duduk di depan penghulu dengan mengenakan jas dan dasi kupu serta dipadu dengan kemeja putih. Sebelum proses ijab qabul, Muzammil terlebih dulu melantunkan ayat suci Alquran sebanyak tiga surat yaitu surat Annisa ayat 34, surat Arrum ayat 21 dan surat At-Tahrim ayat 6.

Selain melantunkan ayat suci, Muzammil juga membaca arti dari surat-surat tersebut. Proses akad nikah yang diawali salat Subuh bersama ini dihadiri jemaah yang memenuhi hingga ke lantai dua masjid. Para jemaah menyaksikan dari awal hingga selesai prosesi pernihakan Muzammil. Bertindak sebagai wali nikah yaitu ayah kandung Sonia, Idris. Proses ijab qabul berlangsung lancar dan dengan disahut sah oleh jemaah yang hadir. "Saya terima nikah Sonia Ristanti anak kandung bapak untuk saya dengan mahar 20 mayam emas, tunai," kata Muzammil saat menyambut nikah.

Setelah itu, Sonia baru dibawa masuk ke dalam Masjid dan duduk di samping Muzammil. Ia mengenakan cadar sehingga hanya kelihatan dua bola matanya. Sonia terlihat beberapa kali menangis haru saat duduk bersanding dengan Muzammil. Prosesi akad nikah dilanjutkan dengan momen penyerahan mahar dari Muzammil kepada Sonia dan doa suami untuk istri. Sonia juga diminta untuk salam takzim kepada suami dengan mencium kedua tangan Muzammil. Prosesi akad nikah Muzammil berakhir sekitar pukul 08.00 WIB. Jemaah yang hadir sempat berebutan bersalaman dengan Muzammil, tapi panitia masjid langsung membawanya ke dalam sebuah ruangan. Tak lama berselang, ia meninggalkan lokasi. - Sumber : Detik

Korban Letusan Kawah Sileri Wisata Dieng

Kronologi Penyebab Korban Letusan Kawah Sileri di Wisata DiengKawah Sileri, Dieng meletus dan mengakibatkan 17 orang dievakuasi, empat di antaranya terluka. Kawah ini merupakan salah satu kawah favorit wisatawan di kawasan wisata dieng. Kawah sileri berada di sebelah barat laut Candi Arjuna maupun Telaga Warna yang menjadi obyek wisata utama di Dieng. Dari arah Wonosobo, Kawah Sileri berada setelah Candi arjuna maupun Telaga Warna. Dataran Tinggi Dieng adalah kawasan vulkanik aktif di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Kronologi Penyebab Korban Letusan Kawah Sileri di Wisata DiengKawah Sileri yang berada di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah meletus. Sebanyak 10 orang terluka akibat insiden ini. Berdasarkan informasi yang didapatkan, semburan itu muncul sekiar pukul 12.00 WIB, Minggu (2/7/2017). Semburan yang berisi lahar dingin itu mengenai orang-orang yang berada di sekitar lokasi. Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo membenarkan mengenai kejadian ini. "Ini masih konfirmasi dengan BPBD. Saat ini BPBD dan PVMBG sudah di TKP. Data sementara 10 orang luka," kata Sutopo ketika dikonfirmasi pukul 14.10 WIB. Sutopo menyatakan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden ini. Dia masih berkoordinasi lebih lanjut dengan aparat setempat. "Info lengkap akan saya sampaikan lebih lanjut," ujar Sutopo.

Kronologi Penyebab Korban Letusan Kawah Sileri di Wisata DiengBerikut Nama Korban Letusan Kawah Sileri Dieng : Mirotun (30) tidak ada luka (hanya terkena lumpur), Ayu Nur Aeni (10) tidak ada luka (hanya terkena lumpur), Muzaefah (32), tidak ada luka (hanya terkena lumpur), Haromi (55) tidak ada luka (hanya terkena lumpur), Heti Handayani (13) tidak ada luka (hanya terkena lumpur), Nur Holisoh (24) tidak ada luka (hanya terkena lumpur). Lalu, Zulfa Yanti (9) tidak ada luka (hanya terkena lumpur), Badru Utamam (37) luka lecet di kaki, Moh Fidsa Aswa Muzafar (2) luka lecet di atas telinga sebelah kiri dan lengan kanan, Muh Zahromi (50) tidak ada luka (hanya terkena lumpur), Mutamimah (31) tidak ada luka hanya terkena lumpur, Siti Hudifah (30) tidak ada luka hanya terkena lumpur, Kemudian, Muainah (44) mengalami patah tertutup lengan sebelah kiri dan akan dirujuk ke Pekalongan, Toyibah (50) tidak ada luka (hanya terkena lumpur), Nurbaiti (12) tidak ada luka hanya terkena lumpur dan kaget, Cucu Nofalia (26) alami sesak napas, dan Ika Setiyani (25) luka sobek di kepala belakang sebelah kiri.

Fenomena dan Budaya Mudik Lebaran 2017

Fenomena dan Budaya Mudik Lebaran 2017Mudik adalah kegiatan perantau/pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. Transportasi yang digunakan antara lain : pesawat terbang, kereta api, kapal laut, bus, dan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, bahkan truk dapat digunakan untuk mudik. Tradisi mudik muncul pada beberapa negara berkembang dengan mayoritas penduduk Muslim, seperti Indonesia dan Bangladesh. Meme dan DP BBM Mudik Lebaran 2017

Fenomena dan Budaya Mudik Lebaran 2017Jumlah mudik lebaran yang terbesar dari Jakarta adalah menuju Jawa Tengah. Secara rinci prediksi jumlah pemudik tahun 2014 ke Jawa Tengah mencapai 7.893.681 orang. Dari jumlah itu didasarkan beberapa kategori, yakni 2.023.451 orang pemudik sepeda motor, 2.136.138 orang naik mobil, 3.426.702 orang naik bus, 192.219 orang naik kereta api, 26.836 orang naik kapal laut, dan 88.335 orang naik pesawat.[3] Bahkan menurut data Kementerian Perhubungan Indonesia menunjukkan tujuan pemudik dari Jakarta adalah 61% Jateng dan 39% Jatim. Ditinjau dari profesinya, 28% pemudik adalah karyawan swasta, 27% wiraswasta, 17% PNS/TNI/POLRI, 10% pelajar/mahasiswa, 9% ibu rumah tangga dan 9% profesi lainnya. Diperinci menurut pendapatan pemudik, 44% berpendapatan Rp. 3-5 Juta, 42% berpendapatan Rp. 1-3 Juta, 10% berpendapatan Rp. 5-10 Juta, 3% berpendapatan dibawah Rp. 1 Juta dan 1% berpendapatan di atas Rp. 10 Juta.

Fenomena dan Budaya Mudik Lebaran 2017Mudik Lebaran menggunakan mobil, kereta atau pesawat terbang mungkin sudah menjadi hal biasa. Jika ingin merasakan hal baru sekaligus terbebas dari kemacetan panjang, pemudik bisa mencoba moda transportasi helikopter. Layanan ini yang coba ditawarkan perusahaan jasa transportasi helikopter, PT Whitesky Aviation dengan produknya Helicity (Helicopter City Transportation)‎. Direktur Pengembangan Bisnis dan Marketing PT Whitesky Aviation Ari Nurwanda mengatakan, melalui program Helicity High Season Special Rate, pihaknya memberikan kemudahan bertransportasi dengan cepat dan nyaman, sekaligus terhindar dari kemacetan di jalan raya. Adapun program tersebut dimulai 14 Juni hingga 2 Juli 2017. ‎Selain itu konsumen Helicity juga akan dimanjakan dengan keberadaan shuttle car yang tersedia untuk menjemput calon penumpang dari berbagai titik di Jakarta. Penumpang juga akan dimudahkan dengan banyaknya titik-titik pemberangkatan maupun penurunan penumpang yang telah disiapkan oleh Helicity.

Kejuaraan Dunia Taekwondo 2017 di Korea

Kejuaraan Dunia Taekwondo 2017 Korea SelatanKejuaraan Dunia Taekwondo 2017 adalah gelaran ke-23 Kejuaraan Dunia Taekwondo yang digelar di Taekwondowon, Kabupaten Muju, Jeolla Utara, Korea Selatan. Kejuaraan ini berlangsung mulai 24 Juni dan selesai pada 30 Juni 2017. Ada 16 cabang, masing-masing delapan pria dan delapan wanita dengan pembagian kategori berdasarkan berat atlet mulai dari kelas bulu (~46 kilogram) hingga kelas berat (>73 kilogram), yang memperebutkan medali emas pada kejuaraan kali ini. Kontingen Indonesia melalui Pengurus Besar Taekwondo Indonesia mengirimkan empat atlet dan tiga ofisial dalam kejuaraan tersebut. Pengiriman atlet ini dalam rangka persiapan atlet tersebut sebelum mengikuti Pesta Olahraga Asia Tenggara 2017 di Malaysia pada Agustus 2017.

Kejuaraan Dunia Taekwondo 2017 Korea SelatanAtlet Indonesia Berjuang di Kejuaraan Dunia Taekwondo 2017 Saat Lebaran. Tim Taekwondo Indonesia harus melewatkan momen Libur Lebaran 2017 di Korea Selatan. Mereka mengemban tugas mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Taekwondo 2017 di Muju, Korea Selatan, 24-30 Juni 2017. Bagi Reinaldy Atmanegara dan Mariska Halinda, ini adalah Lebaran ketiga mereka di Korea Selatan. Reinaldy dan Mariska, pada 2014 lalu juga berada di Korea Selatan karena mereka harus mengikuti latihan persiapan jelang Asian Games Incheon. Kini mereka ahrus mengikuti Kejuaraan Dunia Taekwondo 2017. Tim Taekwondo Indonesia, pada 2016 juga melewatkan libur Lebaran karena harus mengikuti pemusatan pelatihan luar negeri di Korea Selatan jelang kualifikasi Olimpiade Brasil.

Kejuaraan Dunia Taekwondo 2017 Korea SelatanTim Taekwondo Indonesia yang terdiri atas empat atlet dan tiga ofisial berangkat ke Korea Selatan pada Selasa 20 Juni 2017 lalu. Sebagian atlet, menurut Rahmi, masih sempat berpuasa menjelang keberangkatan dari Jakarta. Para ofisial taekwondo Indonesia menjalankan ibadah puasa lebih dari 16 jam mulai pukul 3.26 hingga 19.56 waktu setempat. Tim Indonesia, kata Rahmi, bahkan tidak sempat membawa makanan daerah sebagai pengingat suasana Lebaran di Indonesia karena fokus pada keikutsertaan atlet dalam Kejuaraan Dunia Taekwondo 2017. Tim Taekwondo Indonesia akan kembali lagi ke Tanah Air setelah pertandingan terakhir pada 30 Juni 2017.

Lebaran 2017 - Selamat Tinggal Ramadhan

Lebaran 2017 - Selamat Tinggal Ramadhan - Ucapan Idul Fitri 2017Pemerintah Republik Indonesia, Rabu (7/8/2013) sekitar pukul 14.00 WIB, mulai menggelar sidang isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1434 H di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Acara, sebagaimana terpantau oleh sejumlah redaksi berita televisi, diawali dengan pidato pembukaan Menteri Agama Suryadharma Ali. Kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan prasidang isbat untuk membahas pelbagai persoalan terkait penentuan 1 Syawal selama ini. Hasil rukyatulhilal atau memperhatikan pergerakan bulan sabit yang menandai awal bulan baru akan dibahas kemudian dan diharapkan selesai sekitar pukul 19.00 WIB.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU), organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia secara mandiri menggelar rukyatulhilal di 90 titik. NU Online mengungkapkan Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama mengkoordinir pelaksanaan rukyatulhilal untuk penetapan tanggal 1 Syawal 1434 H itu. Pemantauan hilal di 90 titik strategis Indonesia, Rabu sore, dilakukan bertepatan dengan tanggal 29 Ramadhan. Titik strategis itu meliputi kawasan pantai, bukit dan menara. Ketua Lajnah Falakiyah Pengurus Besar NU KH A. Ghazalie Masroeri mengatakan pihaknya telah menugaskan 110 pelaksana rukyat bersertifikat nasional yang tersebar di titik-titik itu.

“Para perukyat bersertifikat nasional akan melakukan rukyat bersama para alim ulama, ahli hisab, ahli astronomi dan, ahli fikih dan warga nahdliyin setempat,” katanya di kantor PBNU Jakarta Pusat, Senin (5/8). Hasil hisab penyerasian yang dilakukan oleh Lajnah Falakiyah PBNU untuk Idul Fitri 1434 H di Markaz Jakarta, sebagaimana dimuat dalam Almanak PBNU tahun 2013 menyebutkan, ijtimak atau konjungsi akan terjadi Rabu pukul 14:50:21 WIB. Tinggi hilal pada saat dilakukan pengamatan 3049’06”.

Data hisab itu sudah memenuhi kriteria imkanurrukyah atau visibilitas pengamatan, sehingga Lajnah Falakiyah memprediksi 1 Syawal jatuh pada Kamis, 8 Agustus 2013. “Apabila ada laporan bahwa pelaksanaan rukyat telah berhasil melihat hilal, maka Hari Idul Fitri 1434 H jatuh pada Kamis (8/8/2013). Tetapi apabila pelaksanaan rukyat tidak ada yang berhasil melihat hilal, maka Hari Idul Fitri jatuh pada Jumat (9/8/2013) dan puasa digenapkan 30 hari,” kata Kiai Ghazalie.


Meninggalkan bulan suci Ramadan bukan berarti melepas kewajiban sebagai umat muslim melakukan ibadah. Imam dan Khotib Salat Idulfitri 1434 H di Lapangan BPKB Sorowajan Baru, Masharun Ghazali, mengajak umat muslim untuk mencerminkan perilaku Bulan Ramadan dalam sebelas bulan berikutnya. “Perilaku puasa harus tercermin pada 11 bulan berikutnya. Termasuk menghasilkan perubahan positif bagi keluarga masyarakat bangsa dan negara,” ucap Masharun yang juga Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal Kabupaten Bantul. Kendati demikian, sindir dia, masih banyak umat yang justru mengabaikan perintah Allah SWT dan menuruti nafsu setelah Ramadan selesai.

Karena itu, umat Islam harus lebih dekat amaliahnya dengan melaksanakan pesan dan kesan Ramadan. Adapun, kata Masharun, ada tiga pesan dan kesan yang bisa dipetik dalam puasa Ramadan yang bisa dilakukan pada sebelas bulan ke depan. Pertama, soal moral yakni manusia harus waspada terhadap musuh terbesar hawa nafsu. Kedua, sosial, mengeluarkan zakat kepada mustahiq (penerima zakat) dapat melahirkan kesadaran untuk tolong-menolong antara orang kaya dan miskin. Ketiga, jihad mendorong sistem sosial yang bermartabat, berkeadilan dan menyentuh nilai ketuhanan.

Dengan memaknai jihad sebagai upaya mengentaskan masalah sosial seperti kebodohan, kemiskinan dan sejenisnya. Ia juga mengkritik, adanya sejumlah umat yang salah kaprah dalam menerjemahkan jihad. “Pengalaman pahit menerjemahkan jihad, bisa membuat Islam dipandang sebagai agama teroris,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah. Dengan memahami dan melaksanakan ketiga pesan dan kesan Ramadan itu, lanjutnya, ia yakin umat akan mampu melakukan perubahan positif yang bermanfaat bagi seluruh umat manusia. harianjogja

Hasil Sidang Isbat Hari Raya Idul Fitri 2017

Hasil Sidang Isbat Untuk Menetapkan Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 2015Sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal 1438 Hijriah akan digelar pada Sabtu, 24 Juni 2017 sore nanti. Sejumlah ulama diundang dalam sidang penentuan awal Ramadan ini. Agenda sidang isbat awal Syawal itu diagendakan akan digelar di auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta Pusat. Sidang itu akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Pemerintah melalui Kementrian Agama Republik Indonesia akhirnya akan melangsungkan Sidang Isbat untuk menetapkan jatuhnya hari raya Idul Fitri atau 1 Syawal 2017. Sidang Isbat tersebut rencananya akan di laksanakan pada hari Sabtu, 24 Juni 2017 serta akan digelar secara tertutup di Auditorium HM. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta. Perkiraan hasil sidang Isbat 1 Syawal 2015 kali ini cenderung tak akan berjalan alot mengingat adanya persamaan pandangan tentang jatuhnya 1 Syawal 1436 H.

Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dalam menanggapi perbedaan paham tentang datangnya hari raya Idul fitri 1 Syawal 1438 H, dan berharap kepada segenap umat Islam di Indonesia untuk tetap bersabar menunggu hasil dari sidang Isbat yang nanti hasilnya akan di umumkan oleh pemerintah, yang mana Muhammadiyah selaku salah satu Ormas Islam terbesar di tanah air telah resmi mengumumkan bahwa jatuhnya 1 Syawal 1438 H pada hari Minggu 24 Juni 2017. Meskipun nantinya terjadi perbedaan tentunya hal tersebut harus tetap kita hormati.

Meskipun pemerintah berupaya untuk bisa menyatukan pandangan tentang datangnya 1 Syawal 1438 H tahun ini, akan tetapi yang namanya perbedaan pendapat tersebut tetap saja ada, dan pemerintah berharap tetap saling menghargai dalam menyikapi perbedaan tersebut, pasalnya setiap organisasi Islam atau ormas Islam di tanah air mempunyai rumusan/perhitungan serta keyakinan masing-masing sehingga akan sulit untuk bisa menyatukan pandangan tersebut, bahkan pemerintahpun akan kesulitan untuk menyatukan masing-masing dari pandangan tersebut.

Pemerintah dirasa akan lebih bijak jika lebih berupaya pada bagaimana caranya agar bisa menumbuhkan rasa saling menghargai ditengah perbedaan yang terjadi di antara ormas Islam yang ada di tanah air, ketimbang mengurusi tentang bagai mana caranya menyeragamkan tentang awal dan akhirnya bulan Ramadhan di tengah perbedaan prinsip, metode serta tradisi dari masing-masing ormas Islam yang memang sudah terjadi sejak dulu.

Untuk itu, pemerintahan kali ini diharap bisa lebih mengutamakan untuk membangun tentang kesadaran dari masyarakat agar bisa saling menjaga toleransi antar perbedaan pandangan tersebut, karena hal tersebut memang sudah menjadi tradisi di negara kita yang mana sejak dulu memang dikenal dengan perbedaan dan beraneka ragamnya tradisi, suku, budaya serta agama yang ada di dalamnya.
 
Support : Creating Website | Data Biografi | Mas Template
Copyright © 2011. Peristiwa Fenomena - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger