Headlines News :
Home » » Gerhana Bulan dan Supermoon Minggu Malam

Gerhana Bulan dan Supermoon Minggu Malam

Gerhana Bulan Total Berbarengan dengan Fenomena Supermoon Minggu MalamDua fenomena alam, gerhana bulan total dan supermoon berpadu jadi satu. Bulan, bumi, dan matahari akan berada pada satu garis akhir pekan ini untuk peristiwa gerhana bulan total tahun ini dan tahun depan. Pada saat yang sama, bulan akan berada pada posisi yang begitu dekat dengan bumi dan tampak sedikit lebih besar dan lebih terang dari biasanya atau yang dikenal dengan fenomena supermoon. Gerhana bulan ini akan mulai pada Minggu malam atau dini hari Senin, tergantung pada lokasi, dan akan berlangsung sekitar tiga jam. Fenomena ini akan mulai dengan gerhana bulan sebagian sekitar jam 10:34 malam EST (kawasan pesisir timur Amerika) hari Minggu. Saat itu bayang-bayang bumi mulai menutupi bulan. Gerhana bulan total saat bayangan bumi menyelimuti bulan sepenuhnya akan berlangsung selama 62 menit, mulai jam 11:41 malam EST hari Minggu.

Apabila cuaca cerah, keseluruhan gerhana bulan akan dapat dilihat di Amerika Utara dan Selatan, begitu juga di lokasi-lokasi seperti Greenland, Islandia, Irlandia, Britania Raya, Norwegia, Swedia, Portugal, dan pantai-pantai di Perancis dan Spanyol. Wilayah Eropa lainnya, begitu juga dengan Afrika, akan dapat memandang gerhana sebagian sebelum bulan hilang di balik awan. Selama gerhana bulan total, bulan akan terlihat kemerahan karena sinar matahari memantul dari atmosfir bumi. Ini mengapa kadang-kadang gerhana bulan kadang-kadang disebut bulan darah. Pada bulan Januari, bulan purnama kadang-kadang juga disebut bulan serigala atau bulan roh besar. Istilah informalnya, gerhana bulan mendatang akan disebut bulan serigala darah super atau bulan roh besar. Dikutip dari laman timeanddate.com, gerhana bulan total itu dapat disaksikan jelas di Eropa Utara, Amerika Selatan, Afrika, dan sebagian wilayah Asia. Sayangnya gerhana bulan total itu ternyata tak bisa disaksikan dari bumi Indonesia.

Di AS, gerhana bulan akan mulai cukup awal pada Minggu malam, sehingga anak-anak bisa menyaksikannya dan memandang fenomena alam ini. Selain itu keesokan harinya adalah hari libur federal, dan sebagian besar sekolah tutup. Namun prakiraan cuaca untuk sebagian besar wilayah AS tidak bagus. Asia, Australia, dan Selandia Baru tidak beruntung kali ini. Namun mereka memiliki kesempatan istimewa tahun lalu, saat terjadi dua gerhana bulan total. Gerhana bulan total tidak akan terjadi lagi hingga bulan Mei 2021. Sedangkan untuk bulan purnama yang masuk kategori supermoon, ini akan menjadi fenomena supermoon pertama dari tiga fenomena serupa yang akan terjadi tahun ini. Fenomena supermoon berikutnya akan terjadi pada jarak 357.300 km. Supermoon yang terjadi pada tanggal 19 Februari akan terlihat sedikit dekat sedangkan yang terjadi pada bulan Maret akan menjadi yang terjauh.
Share this article :
 
Support : Creating Website | Data Biografi | Mas Template
Copyright © 2011. Peristiwa Fenomena - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger